FosterPrentice

FosterPrentice

    Introduction

    Penyebab Jerawat di Punggung dan Cara Ampuh Menghilangkannya

    Selain di wajah, jerawat juga bisa muncul di leher, punggung, dan dada. Jerawat di punggung juga bisa mengganggu penampilan dan kenyamanan. Bahkan, jerawat punggung bisa terasa lebih menyakitkan dan menimbulkan masalah lebih serius daripada jerawat di wajah. Ini karena kadang orang tidak menyadari di punggungnya muncul jerawat sehingga tidak melakukan tindakan khusus untuk menghilangkannya. Sebelum mencari tahu bagaimana cara menghilangkan Bekas Jerawat punggung, ada baiknya Anda mengetahui dulu apa saja faktor yang menyebabkan munculnya jerawat punggung. Sebagian besar memang sama dengan penyebab timbulnya jerawat di wajah. Perlu diingat, penyebab munculnya jerawat di punggung tidak selalu sama antara satu orang dengan yang lain.

    Dalam situs Alodok dijelaskan, jerawat muncul ketika folikel rambut, atau tempat tumbuhnya rambut, tersumbat minyak dan sel kulit mati. Kondisi tersebut kemudian mengundang bakteri datang untuk tinggal dan berkembang biak. Akibatnya, pori membengkak, meradang, dan timbullah jerawat. Meski sama-sama disebabkan penyumbatan oleh minyak dan sel kulit mati, pori-pori di punggung lebih besar daripada di wajah. Hal itu yang membuat pori di punggung lebih mudah tersumbat dan jerawat punggung lebih besar daripada jerawat wajah. Anda dapat mempraktikkan langkah-langkah berikut sebagai cara menghilangkan jerawat punggung.

    1. Langsung mandi setelah berkeringat
    Tinggal di negara tropis membuat tubuh kita sering berkeringat. Karena itu, salah satu cara menjaga kebersihan tubuh adalah langsung mandi setiap habis melakukan kegiatan yang menyebabkan tubuh berkeringat. Setelah berpanas-panasan di luar ruangan atau setelah berolahraga, misalnya, jangan biarkan baju berkeringat menempel terlalu lama di tubuh. Ini agar keringat tidak menyumbat pori dan mengundang bakteri penyebab jerawat di punggung.

    Gunakan sabun antibakteri yang dapat memberikan perlindungan maksimal dari kuman sekaligus menjaga kelembutan kulit. Lifebuoy Yoghurt Care mengandung formulasi superfood yoghurt yang dapat memberikan 10x perlindungan kuman dan lembut di kulit. Yoghurt dapat membantu melembapkan kulit karena memiliki kandungan probiotik (berfungsi mengembalikan lapisan kulit alami), zinc (anti-peradangan), dan lactic acid (alpha hydroxy acid untuk mengangkat sel kulit mati).

    2. Lakukan eksfoliasi
    Selain mandi dua kali sehari, Anda juga perlu langkah tambahan untuk memastikan sel kulit mati di punggung tidak menumpuk dan benar-benar sudah terangkat. Caranya dengan melakukan eksfoliasi, yaitu teknik mengangkat sel kulit mati dengan scrub atau bahan kimia khusus. Bila punggung belum berjerawat, Anda bisa melakukan scrub punggung dua kali dalam seminggu. Bila di punggung sudah timbul jerawat, lakukan eksfoliasi secara lembut. Namun, bila kondisi jerawat di punggung sudah terlalu parah, Anda justru perlu menghindari eksfoliasi agar tidak memperparah jerawat punggung.

    3. Kenakan pakaian yang bersih
    Selain mengurangi pemakaian pakaian ketat, pastikan Anda juga mengenakan pakaian yang bersih. Bila pakaian sudah pernah terkena keringat, jangan dikenakan lagi agar tidak memancing datangnya bakteri. Selain itu, pilih deterjen pencuci baju yang aman bagi kulit sensitif. Terkadang, deterjen yang terlalu kuat juga bisa memicu timbulnya jerawat punggung, dan membuat jerawat punggung yang sudah ada menjadi meradang.

    4. Kurangi gesekan di punggung
    Bila di punggung sedang ada jerawat, usahakan untuk mengurangi terjadinya gesekan pada jerawat. Misalnya, tidak mengenakan tas ransel atau pakaian ketat. Bila berbagai cara menghilangkan jerawat punggung atau Jerawat Batu tidak berhasil, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kulit. Setelah memeriksa kondisi jerawat Anda, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik oles untuk membunuh bakteri penyebab jerawat punggung. Pada kasus jerawat punggung yang cukup parah, dokter kemungkinan akan meresepkan antibiotik oral yang memiliki khasiat lebih kuat dibandingkan antibiotik oles.